Showing posts with label PHP. Show all posts
Showing posts with label PHP. Show all posts

Thursday, November 19, 2009

Membuat Form Dengan CSS


Bijimane bikin form nyang kaga mbosenin ???? Nyang mantap dan oke punya dahh!

Nah kali ni kite bakalan bikin form make css style.. cantik dah pokokna :D kayak pacar gw.. haa...



Style na si ke gini ajah:


<style type="text/css">
<!--
body,td,th {
font-family: Trebuchet MS;
font-size: 11px;
color: #333333;
}
body {
background-color: #FFFFFF;
margin-left: 20px;
margin-top: 20px;
margin-right: 0px;
margin-bottom: 0px;
}
a:link {
color: #0099FF;
text-decoration: underline;
}
a:visited {
text-decoration: underline;
color: #0099FF;
}
a:hover {
text-decoration: none;
color: #009900;
}
a:active {
text-decoration: underline;
color: #0099FF;
}
#OrangeWhiteBox {
background-color:#FFFBF2;
padding: 5px;
margin-bottom:5px;
border:2px solid #FFE9D2;
width:550px;
}
#GreyWhite {
background-color: #FBFBFB;
padding: 5px;
margin-bottom:5px;
border:2px solid #F4F4F4;
width:550px;
text-align:center;
}
/* BOX DESIGN BY dr.emi */
formM { margin:0px;padding-left:20px;padding-bottom:20px;}
#formM h1 { padding-left:72px;padding-top:10px; font-size:18px;padding-bottom:10px; color:#990000; }
#formM p { padding-left:72px;padding-top:10px; font-size:11px;padding-bottom:10px; }
#formM .inputM{
border:1px solid #C0C0C0;
color:#666666;
background:url(beautifull-form.gif) 0 0 repeat-x; /*support IE, FF*/
height:26px;
font-size:16px;
}
#formM .textareaM{
border:1px solid #C0C0C0;
color:#666666;
font-size:16px;
}
#formM label{
display:block;
margin-bottom:10px;
color:#666666;
}
#formM label span{
display:block;
float:left;
padding-right:6px;
width:70px;
text-align:right;
font-weight:bold;
font-size:16px;
}
#formM .spacer{margin-left:80px;
margin-bottom:10px;
font-size:11px;
color:#555555;
}
#formM .buttonM{
background:url(coklat.gif) 0 0 no-repeat;
border:1px solid #3b6e22;
height:26px; width:100px;
color:#FFFFFF;
font-size:14px;
text-decoration:none;
font-weight:bold;
}
.spacerA { clear:both; height:20px; margin:0px; padding:0px; }
-->
</style>
Nah lu bikin dah form na, nysuaiin ama style css diatas:
<div id="OrangeWhiteBox">

<div id="formM">

<h1>Komentar gw bwat eloh ! :P (bahasa abg mumet) </h1>

<form id="form1" name="form1" method="post" action="">

<label><span>Nama </span>

<input name="name2" type="text" class="inputM" id="name2" value="dr.emi" size="20" />

</label>



<label><span>E-Mail </span>

<input name="name" type="text" class="inputM" id="name" value="


This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

" size="20" />

</label>
<label><span>No. HP </span>
<input name="name" type="text" class="inputM" id="name" value="081300004000" size="20" />
</label>
<label><span>Website</span>
<input name="name" type="text" class="inputM" id="name" value="http://" size="41"/>

(* kosong ? yo ra popo </label>


<label><span>Komentar</span>

<textarea cols="38" rows="5" class="textareaM">sumpeh deh ! gueh naksir ama eloh ! mau jadi gebetan gue kagak ?</textarea>

</label>

<label>

<div class="spacer"><input type="submit" name="Submit" value="Kirim" class="buttonM"/>

</label>

</div>



</form>

</div>

</div>

<p class="spacerA"> </p>

<div id="GreyWhite"><a href="http://dremi.info/forum" target="_blank">Falling in love to dr.emi ? Just Click Here !</a></div>
Cepet banged !!!! ??? iye mang cpet bikin na, palagi kalo make dreamweaver, kaga usah ribet ....
ni preview na kalo udah jadi...




PHP Editor : Membuat programming di PHP jadi lebih mudah


 Penulis biasa menggunakan editor bawaan dari sistem operasi untuk melakukan programming PHP, notepad.  Menyenangkan sekali karena ringan, ringannya itu ringaaaan sekaliiii... Jangan tertawa dulu, karena notepad merupakan cikal bakal dari editor-editor bahasa pemrogaman yang powerfull seperti sekarang. Sebut saja phpDesigner, ZendStudio, PHP Expert Editor, DzSoft PHP, notepad++, jEdit, komodo edit, dan masih banyak lagi, dari sekian banyak PHP Editor dari yang berbayar hingga yang free, penulis melirik PHP Expert Editor. PHP Editor yang satu ini memiliki fitur yang sangat lengkap. Benar-benar lengkap. Saking lengkapnya maka dengan senang hati akan penulis sebutkan satu demi satu fitur yang ada dalam PHP Expert Editor.

Fitur PHP Expert Editor :


  • Support UTF-8
  • 100% customizable Code Highlighting.
  • Dapat menjalankan script php menggunakan browser internal (bawaan) maupun browser eksternal.
  • Dapat menjalankan dan memperbaiki skrip PHP menggunakan web server apache eksternal maupun internal (bawaan).
  • Code block collapsing.
  • Internal Browser.
  • FTP Client with SFTP support.
  • The Code Explorer.
  • The File Explorer with Favorites.
  • The Project Explorer.
  • The Library Explorer.
  • shortcuts dan key editor bisa di kustomisasi.
  • Mendukung PHP Macro.
  • Autosaving.
  • PHP Syntax Check.
  • PHP Debugger.
  • Menyisipkan sintak PHP secara cepat dengan adanya auto complete php syntax
  • Brackets highlighting.
  • Customizable Code Templates.
  • Dapat export ke HTML.
  • Bookmarks.
  • Classic or XP interface styles.
  • PHP Help support dengan fasilitas pencarian keyword secara cepat.
  • Support Perl, Python, Ruby, Tcl.

Dan masih banyak fitur lain yang cukup berbahaya .. Laughing

Untuk mengunduhnya silahkan ...

http://rapidshare.com/files/168539271/PHP_Expert_Editor_v4.3.zip

Membuat URL mod Rewriite Part-2


Membuat URL kita menjadi URL yang di sukai search engine adalah sudah merupakan suatu kewajiban, lihat saja wordpress dan blogger mereka berdua sudah mengimplementasikan penggunaan URL friendly.
 
Mengapa begitu penting penggunaan URL friendly?
     
  1. Beberapa search engine, salah satunya adalah Google. Lebih menyukai bentuk URL yang lebih FIX dan Permanen (permalink) seperti ilmuwebsite.com/tutorial_php/, sebenarnya Google juga bisa menerima bentuk URL yang dinamis seperti ilmuwebsite.com/index.php?halaman=1   tapi menurut Google URL dinamis cenderung berubah ubah seperti ?halaman=1, ?halaman=2, ?halaman=3 sehingga dapat membingungkan google bot dalam proses crawling halaman website anda, itu lah mengapa Google kurang suka dengan URL dinamis.
  2.  
  3. Meningkatkan CTR dalam SERP. URL Friendly secara psikologis lebih enak dilihat dan lebih enak dibaca, coba anda buka google.com dan coba lakukan beberapa search, setelah itu coba lihat pada hasil pencarian, disana terdapat beberapa web yang memiliki bentuk URL yang berbeda, ada yang URL Dinamis dan URL Friendly, coba anda perhatikan  ..... lebih suka mana antara URL Dinamis: ilmuwebsite.com/index.php?halaman=1 dan URL Friendly: ilmuwebsite.com/tutorial_php/ ? Pasti anda akan mengklik yang URL Friendly kan ?
* Perlu anda ketahui bahwa sebenarnya panggunaan URL Friendly itu tidak lah mempengaruhi posisi Ranking di Search Engine.
 
Oke berikut saya akan coba menunjukkan bagaimana cara membuat URL Friendly dengan tehnik URL  Rewrite, kali ini saya akan menggunakan .htaccess
 
Masukkan kode berikut dalam file .htaccess anda:
RewriteEngine On
Options +FollowSymLinks

# Untuk Rewrite URL secara manual
  RewriteRule ^ini_file_baru\.aku$ /tes/ini_file_lama.htm

# Sedangkan untuk Rewrite URL secara auto (dinamis)
  RewriteRule ^([0-9a-zA-Z-]+)/?/?$ /tes/index.php?page=$1

 
 
  File index.php:
$page = $_GET[page];

if ($page == johan) {
  echo "johan";
  }
  if ($page == loka) {
  echo "loka";
  }
  if ($page == safril) {
  echo "safril";
  }
  ?>

 
 Penjelasan:
RewriteEngine On = Menunjukkan bahwa perintah Rewrite di hidupkan
Tanda "^" selalu ada di awal
Tanda "$" selalu ada di akhir
"/?/?" menandakan bahwa boleh menambahkan "/" atau tidak pada akhir URL
Tanda "\." itu artinya . (titik)

([0-9a-zA-Z-]+):
Tanda "()" menandakan satu kesatuan
Tanda "[]+" kombinasi item di dalam nya
Tanda "0-9a-zA-Z-" adalah kombinasi REGEX yang artinya:
"0-9" memperbolehkan angka 0 sampa 9
"a-z" memperbolehkan karakter lowebcase a sampai z
"A-Z" memperbolehkan karakter uppercase A sampai Z
"$1" menunjukkan bahwa string yang pertama

Implementasi:

1. Untuk Rewrite satu file secara manual:
RewriteRule ^ini_file_baru\.aku$ /tes/ini_file_lama.htm




2. Untuk Rewrite secara auto (dinamis):
RewriteRule ^([0-9a-zA-Z-]+)/?/?$ /tes/index.php?page=$1





*Karena dalam pecobaan di atas saya menggunakan server consol XAMPP yang running pada komputer lokal maka untuk pengimplementasian pada hosting anda di perlukan penyesuaian silahkan ganti /tes/index.php?page=$1 pada /tes/ silahkan ganti dengan lokasi root hosting anda seperti:
/home/a1407637/public_html/

Jadi hasilnya bukan seperti ini:
/tes/index.php?page=$1

Melainkan yang benar seperti ini:
/home/a1407637/public_html/index.php?page=$1

Download file terkait: http://www.unair.info/ilmuwebsite/url_rewriting_files_that_you_need.zip

Semoga tutorial ini dapat memberikan pencerahan kepada anda tentang bagaimana membuat URL Friendly dan URL Mod Rewrite.
Sekian dulu mengenai URL Rewriting selanjutnya akan di jelaskan pada part berikutnya...
Terimakasih

Membuat URL mod Rewriite Part-1 http conf



Tutorial kali ini saya buat untuk menjawab pertanyaan dari seorang teman di ilmuwebsite.com yang menanyakan cara membuat alamat website seperti ilmuwebsite.

contoh:
http://ilmuwebsite.com/gb/2/

metode pembuatan alamat website seperti diatas bisa kita dapatkan dengan cara memanipulasi setting webserver yang kita punya, yaitu dengan mengedit file http.conf di direktori server. tujuannya agar webserver kita menampilkan alamat website hasil modifikasi kita ke dalam address bar pada browser kita.

Yang akan saya contohkan disini http://localhost/index.php?hal=ilmuwebsite menjadi http://localhost/ilmuwebsite/

saya akan terlebih dahulu menjelaskan beberapa kelebihan dan kekurangan dari penggunaan metode ini, tapi menurut saya metode cukup efektif untukdigunakan dan saya rekomendasikan.

Memiliki kelebihan:

  • tidak perlu mengubah script dan susunan direktori kita, kita langsung bisa menggunakannya hanya dengan menambahkan sebuah file .htaccess pada direktori utama website kita (direktori utama website bukan berarti root direktori server, walaupun kita berada sebagai sub-direktori kita masih dapat menggunakannya, tetapi dengan syarat & ketentuan yang akan saya jelaskan dibawah ini).
  • sekuriti yang menjamin, anda dapat melihat contoh diatas, pada http://localhost/ilmuwebsite/ kita membuat seakan-akan kita mempunyai sebuah direktori bernama ilmuwebsite, yang sebenarnya kita tidak punya, hal ini dapatmengacaukan orang yang ingin macam-macam dengan website kita Smile
  • struktur addressnya friendly bagi google, maksudnya struktur alamat seperticontoh diatas (http://localhost/ilmuwebsite/) lebih mudah diterima olehGOOGLE daripada kita menggunakan banyak menggunakan variabel GET padaalamat website (http://localhost/index.php?hal=ilmuwebsite). Hal ini sangat membantu apabila kita sedang mempelajari SEO Smile
sedangkan kekurangannya:
  • semualinknya harus berupa absolute link, baik itu untuk image maupun file eksternalnya, maksudnya apabila anda biasanya menggunakan relatif linkseperti: 
        ../image/file.jpg
        atau
        ../../image/file.jpg

       maka link seperti ini tidak akan bekerja pada metodeini, anda harus mengubahnya dengan: 

        http://[host-anda]/image/file.jpg
        atau
        http://[host-anda]/[path]/image/file.jpg

       link diatas disebut absolute link. untuk membuat auto absolute link, saya akan jelaskan pada file
        autopath.php dibawah.

  • tidaksemua server mengaktifkan settingan ini, atau anda bisa menghubungi server yang anda gunakan agar mereka dapat mengaktifkannya, tetapi andaharus menjelaskan tujuan anda agar mereka mempercayai anda.

okey, saya rasa cukup. Jangan kebanyakan Wink
langsung saja saya jelaskan, metode ini menggunakan mod_rewrite.so pada modulephp, sebelumnya anda harus mengedit file bernama httpd.conf pada direktori server anda, di

C:\Program Files\xampp\apache\conf\httpd.conf
(saya memakai XAMPP 1.6.0a basic, direktori anda bisa berbeda dengan saya)

buka file http.conf dengan wordpad atau notepad kemudian pada baris

#LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so

hilangkan tanda (#) hingga menjadi

LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so

save,kemudian restart webserver anda, lalu buka phpinfo(), pada bagian apache2handler akan muncul tulisan mod_rewrite seperti pada milik sayadi bawah ini.



iniberarti mod_rewrite telah aktif. jika belum ada tulisan mod_rewrite,berarti anda harus memeriksa ulang httpd.conf anda atau restart lagiwebserver anda.

sekarang anda tinggal menggunakannya, mungkin bagian ini agak rumit, tetapi saya akan mencoba menjelaskannya sesimpelmungkin. buat sebuah file bernama .htaccess, di dalamnya tuliskan script seperti ini:



RewriteEngine On

RewriteRule ^/?([A-Za-z]+)/?$ index.php?hal=$1 [L]



Penjelasan  
RewriteRule : perintah untuk membuat rule baru
^ : awal rule
[A-Za-z] : memasukkan syarat rule ->mengijinkan karakter a-z (not case-sensitive)
tanda + : karakter tersebut boleh lebihdari 1
/ : menambahkan tanda "/"pada akhir url
? : mengijinkan url tanpa "/" di akhirannya(ex:http://ilmuwebsite/ OR http://ilmuwebsite)
$ : akhir rule
index.php?hal=$1 : kondisi yang akan dirubah
$1 : rule yang akan ditampilkan dengan syarat [A-Za-z]
[L] : apache menghentikan evaluasi jika kondisi terpenuhi.
   
   

simpan file diatas, setelah itu buat 3 buah file php,

pertama index.php, yang isinya:


Checking... 

ilmuwebsite

if ($_GET['hal']=="ilmuwebsite") {     include 'greetz.php'; } ?>


kedua autopath.php, isinya:


function path($end) {

$alamat=$_SERVER['PHP_SELF'];

//mengubah variabel $alamat menjadi array
$address=explode("/",$alamat);

//mengambil array terakhir dari $address
$endaddress=end($address);

//menghilangkan path terakhir pada $alamat
$_RESULT=str_replace("$endaddress","",$alamat);

//menampilkan path lengkap dan mengganti path akhir sesuai kebutuhan
echo $_SERVER['HTTP_HOST'],$_RESULT,$end;
}
?>

terakhir greetz.php, isinya:

greetz to:

- b_scorpio
- loka
- phii
- ivan
- minang media
- dr.emi

from,
safril@ilmuwebsite.comThis e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

simpan masing-masing file sesuai dengan namanya, jika anda benar maka struktur direktori anda akan sama seperti milik saya seperti dibawah ini:


*pada direktori diatas sebenarnya terdapat  file .htaccess tetapi tidak ditampilkan.

pembuatan file selesai.. Smile

sekarang saatnya mencoba dan melihat apa yang berubah?

jalankan scriptnya..

klik pada link bertuliskan "ilmuwebsite", setelah tereksekusi lihat pada address bar nya, akan tampak seperti ini:



tampak biasa bukan??

sekarang buka script index.php, lalu anda rubah :


ilmuwebsite




menjadi,

ilmuwebsite



save, sekarang ulangi dari awal dengan kembali ke halaman index.php, kemudian tekan linknya lagi..

apa yang terjadi? sekarang linknya berubah menjadi

 

bagaimana bisa??

Dengan rule pada file .htaccess yang telah kita atur tadi kita dapat mengatur bagaimana tampilan pada address bar kita. Mudah bukan?? Smile

Untuk teman kita yang bertanya, inilah jawabannya.. sengaja saya sharing agar teman-teman ilmuwebsite yang lain tidak ketinggalan berita Wink

selamat berkarya & semoga bermanfaat... Smile

untuk download file-nya disini

Membuat PDF dengan fpdf


Pada dasarnya pembuatan file pdf dengan php dapat dilakukan dengan fungsi header('Content-Type: application/pdf')  yang telah disediakan oleh php itu sendiri. Namun alangkah baiknya seorang web developer lebih mengedepankan efisiensi tenaga dan waktunya dengan mempergunakan kelas tambahan yang notabenenya kelas tersebut erat hubungannya dalam penyusunan file pdf, sehingga waktu untuk coding aplikasi berbasis web tersebut dapat dipercepat.
Kelas tambahan ini sebenarnya adalah suatu php script yang dapat anda unduh secara gratis, didalamnya berisi kelas-kelas yang dapat mempermudah anda untuk membuat laporan berformat pdf. Terima kasih banyak untuk mas Olivier Plathey  atas kontribusi fpdf-nya yang benar-benar bermanfaat sekali.

Intro fpdf…
Setelah anda download silahkan lakukan ekstrak dalam direktori yang anda suka, pastinya anda mengekstraknya di bawah direktori htdocs. Kalo nggak di dalam direktori htdocs scriptnya ya nggak jalan. :D. Di sini penulis melakukan ekstrak script inti fpdf.php ke dalam direktori /htdocs/fpdf/fpdf.php, sehingga jika penulis mengakses fpdf.php dari luar direktori /fpdf menggunakan require jadi seperti ini :

require "../fpdf/fpdf.php";

dengan dua titik di depannya.
Ya, silahkan dimainkan saja, yang penting intinya adalah anda dapat menggunakan kelas-kelas yang ada dalam fpdf.php tersebut dengan mudah.

Di bawah ini adalah contoh script sederhana menggunakan fpdf untuk membuat satu halaman A4 Landscape, dan didalamnya di tuliskan sebuah kalimat dengan font 12.


require "./fpdf/fpdf.php";
$laporan=new FPDF('L','mm','A4');
$laporan->AddPage();
$laporan->SetFont('times','B',12);
$laporan->Cell(280,10,'Pembuatan File PDF',1,1,'R');
$laporan->Output();
?>

Lihat dalam bentuk pdf

Di sini saya jelaskan sedikit, pada script fpdf.php terdapat sebuah kelas inti yaitu FPDF yang mewakili pembuatan header bertipe pdf.
Kalimat ini,
$laporan=new FPDF('L','mm','A4');
diartikan sebagai pembuatan objek baru dari kelas FPDF dengan kata lain membuat file pdf baru, dengan kriteria halamannya itu Landscape (L), satuannya millimeter (mm) dan page sizenya A4.

Selanjutnya baris
$laporan->AddPage();
Digunakan untuk membuat halaman pertama dari file pdf yang ada. Sehingga apabila ditambahkan satu baris lagi $laporan->AddPage(); halamannya otomatis menjadi 2. Dan begitu seterusnya.

Baris selanjutnya,
$laporan->SetFont('times','B',12);
Kalimat seperti ini digunakan untuk mengeset font file pdf tersebut, Set Fontnya menjadi times new roman, dengan ukuran 12, dan lakukan cetak tebal.

Kemudian baris selanjutnya,
$laporan->Cell(280,10,'Pembuatan File PDF',1,1,'R');
Untuk menuliskan sebuah kalimat cukup menggunakan Cell(), atau MultiCell(), dimana Cell() biasanya digunakan hanya dapat digunakan untuk membuat kalimat satu baris saja, sedangkan MultiCell() dapat menghandle banyak baris.
Nilai 280 pada parameter awal, di gunakan sebagai margin kiri kalimatnya.
Kemudian nilai 10 sebagai parameter kedua, digunakan untuk margin atasnya.
Selanjutnya untuk menuliskan kalimatnya diletakkan di parameter ke 3.
Dan nilai 1 di parameter ke empat adalah untuk memberikan border, pada kalimat tersebut, selanjutnya nilai 1 di parameter ke 5 gunakan untuk posisi, apakah akan mengikuti parameter selanjutnya apa tidak, parameter selanjutnya yakni “R” adalah untuk mengatur posisi dimana kalimat ini akan diratakan, apakah rata kiri, atau rata kanan.

Baris selanjutnya yaitu :
$laporan->Output();
Ini digunakan untuk menghasilkan file pdf nantinya.
Cukup mudah ya ? Wink Ya, fpdf-nya dapat didownload disini :
http://networkandgame.890m.com/ilmuwebsite/php/fpdf16.zip

Downloader Function With PHP


Fungsi dibawah ini merupakan fungsi buatan untuk mendownload file dari remote HTTP ke local harddisk. Tentunya hanya file yang memiliki hak akses 0777 saja yang akan bisa didownload.

PHP Code:
define ("_MAX_DOWNLOAD_RATE", 20.5*1024); //20kb / second
define ("_DOWNLOAD", "D:/down-test/");
function putItNow($file_source, $file_target)
{
  // Preparations
  $file_source = str_replace(' ', '%20', html_entity_decode($file_source)); // fix url format
  if (file_exists($file_target)) { chmod($file_target, 0777); } // add write permission

  // Begin transfer
  if (($rh = fopen($file_source, 'rb')) === FALSE) { return false; } // fopen() handles
  if (($wh = fopen($file_target, 'wb')) === FALSE) { return false; } // error messages.
  while (!feof($rh))
  {
    // unable to write to file, possibly because the harddrive has filled up
    if (fwrite($wh, fread($rh, round(_MAX_DOWNLOAD_RATE))) === FALSE) { fclose($rh); fclose($wh); return false; }
  }

  // Finished without errors
  fflush($rh);
  fflush($wh);
  return true;
}

if(isset($_POST['submit']) && !empty($_POST['source']))
{
    $target = _DOWNLOAD.basename($_POST['source']);
    if(putItNow($_POST['source'], $target))
    {
        echo "Download for = ".$_POST['source']." into $target was DONE successfully !!!";
    }
    else
    {
        echo "Unable to download = ".$_POST['source'];
    }   
}
?>

<h2>PHP DOWNLOADER

</h2>

<form action="" method="post">

<input name="source" type="text" size="20" />

<input name="submit" type="submit" value="download" />

</form>


<span class="fullpost">
</span>


diperlukan fungsi str_replace untuk menggantikan string %20 menjadi spasi. Sedangkan urutan download data na adalah:

1. fopen
2. fwrite
3. fread
4. fclose
5. fflush

trik Upload PHP Auto Rename


Ok kita langsung saja pada inti pembahasan yaitu bagaimana mengupload file dengan menggunakan php ditambah sedikit trik pengembangan. Upload file merupakan salah satu fasilitas pada web yang kini semakin sering digunakan, file yang ada pada komputer local dapat kita simpan ke dalam directory server yang nantinya dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Dan tentunya setiap bahasa pemrograman web sudah dipastikan memiliki fungsi-fungsi tersendiri untuk melakukan upload file.
Seringkali saya bertanya pada diri sendiri “apabila terdapat 1 file yang diupload ke server, sedangkan terdapat file dengan nama yang sama pada server hosting, bagaimana caranya agar file yang sudah ada dengan nama yang sama tidak ter-replace/tertimpa oleh file yang baru diupload”.
Dan sekarang setelah mencari dan hunting diberbagai situs yang membahas tentang web programming akhirnya saya menemukan jawabannya.
Jawabannya adalah kita perlu melakukan sebuah validasi sebelum file di kirim ke server. Validasi itu berupa pengecekan apakah pada directory tujuan terdapat nama file yang sama dengan file yang akan kita upload.
Ok sekarang kita coba langsung kepada scriptnya saja. Yang perlu kita sediakan adalah :
  1. Folder direktori yang nantinya akan kita gunakan sebagai tempat untuk menampung hasil dari proses upload. Contoh : saya berinama foldernya “upload”
  2. Halaman form.php
  3. Halaman action.php

Langkah pertama adalah membuat halaman form.php


<form action="action.php" method="post" enctype="multipart/form-data">
 Pilih File Anda:
<input type="file" name="myfile" />
<input name="MAX_FILE_SIZE" type="hidden" id="MAX_FILE_SIZE" size="30000" />
<input type="submit" value="Upload" />
</form>


Langkah selanjutnya adalah membuat halaman action.php. scriptnya sebagai berikut :


    $uploadDir = "../upload/";
    // Apabila ada file yang di-upload
    if(is_uploaded_file($_FILES['myfile']['tmp_name'])){
        $uploadFile = $_FILES['myfile'];
        
        // Extract nama file
        $extractFile = pathinfo($uploadFile['name']);        
        $size = $_FILES['myfile']['size']; //untuk mengetahui ukuran file
        $tipe = $_FILES['myfile']['type'];// untuk mengetahui tipe file

         //Dibawah ini adalah untuk mengatur format gambar yang dapat di uplada ke server.
        Anda bisa tambahakan jika ingin memasukan format yang lain tergantung kebutuhan anda.

        $exts =array('image/jpg','image/jpeg','image/pjpeg','image/png','image/x-png');
        if(!in_array(($tipe),$exts)){
        echo 'Format file yang di izinkan hanya JPEG dan PNG';
        exit;
        }
        // dibawah ini script untuk mengatur ukuran file yang dapat di upload ke server
        if(($size !=0)&&($size>30000)){
        exit('Ukuran gambar terlalu besar’);
        }

$sameName = 0; // Menyimpan banyaknya file dengan nama yang sama dengan file yg diupload
        $handle = opendir($uploadDir);
        while(false !== ($file = readdir($handle))){ // Looping isi file pada directory tujuan
            // Apabila ada file dengan awalan yg sama dengan nama file di uplaod
            if(strpos($file,$extractFile['filename']) !== false)                
              $sameName++; // Tambah data file yang sama    
        }        
        
        /* Apabila tidak ada file yang sama ($sameName masih '0') maka nama file pakai
 * nama ketika diupload, jika $sameName > 0 maka pakai format "namafile($sameName).ext */
        $newName = empty($sameName) ? $uploadFile['name'] : $extractFile['filename'].'('.$sameName.').'.$extractFile['extension'];
        
        if(move_uploaded_file($uploadFile['tmp_name'],$uploadDir.$newName)){
        echo 'File berhasil diupload dengan nama: '.$newName;    
        }
         else{
        echo 'File gagal diupload';
    }
?>


Pada script di atas saya hanya mengkhususkan file yang di upload adalah imang/gambar. Jika anda ingin mengupload file dengan format yang lain silahkan anda ganti baris berikut :
$exts =array('image/jpg','image/jpeg','image/pjpeg','image/png','image/x-png');
        if(!in_array(($tipe),$exts)){
        echo 'Format file yang di izinkan hanya JPEG dan PNG';
        exit;
        }

Dengan menjalankan script sederhana diatas maka jika pada server terdapat nama file yang sama maka file yang akan diupload akan digantikan dengan format: namaFile(jumlahFileYangSama).extensionFile”. Contohnya apabila di dalam server terdapat nama file “doc.pdf”, maka file yang akan diupload nantinya akan menjadi direname secara otomaris menjadi “doc(1).pdf”, apabila pada proses upload selanjutnya ada file yang diupload dengan nama “doc.pdf” juga maka file itu akan di-rename dengan nama “doc(2).pdf”, dan begitu seterusnya.

Silahkan download script lengkapnya di sini :
http://www.ilmuwebsite.com/submit/trik_upload_byimran.zip

Membuat Login ala Cpanel

Pernahkan anda melihat  tampilan login seperti diatas? Jika pernah, mungkin anda
penasaran bagaimana cara membuatnya. Untuk membuat login seperti di atas, Caranya sangat
mudah. Kuncinya terletak pada Header. Header dalam PHP mempunyai fungsi yang banyak
sekali dan bisa diotak-atik. Baiklah, saya akan menjelaskan cara membuatnya.
Buat file dengan nama index.php lalu ketikkan script berikut :

if (!isset($_SERVER['PHP_AUTH_USER'])) {
header('WWW-Authenticate: Basic realm="Login ala Cpanel"');
echo 'Anda membatalkan login !';
exit;
} else {
echo "Anda memasukkan username {$_SERVER['PHP_AUTH_USER']}.
";
echo "dan password {$_SERVER['PHP_AUTH_PW']}.
";
}
?>

Sedikit penjelasan script diatas :
If(!isset artinya jika variabel PHP_AUTH_USER belum/tidak diisi, maka akan tampil kotak dialog
login. Dan jika diisi, maka akan tampil username dan password yang anda masukkan.
Bagaimana ? Cukup mudah bukan ? Selamat membuat login yang keren
Download sourcenya Disini

Dalam menjalankan script php anda membutuhkan XAMPP   Server Console PHP Apache

Monday, July 13, 2009

Cara Menginstall Joomla

Sebelum Kita Meng-Install Joomla ada beberapa software yang perlukan :

Jika meng-install Joomla menggunakan jasa hosting (langsung online internet di hosting), didalam server host biasanya sudah terdapat PHP, MYSQL dan Apache sehingga kita tidak perlu menginstallnya lagi. Jika ingin membuat website di komputer pribadi terlebih dahulu dan bila sudah selesai baru di upload ke hosting, maka di komputer pribadi harus ter-install PHP, MYSQL dan Apache. untuk ini dapat dinstall program XAMPP, dimana didalamnya sudah terdapat PHP, MYSQL dan Apache.

Install XAMPP

Jalankan installer program paket XAMPP, download program xampp disini

Install XAMPP

Pastikan untuk meng-install semua service yang dibutuhkan oleh Joomla (PHP, MYSQL dan Apache), jika sudah selesai meng-install semua akan ada tampilan sebagai berikut:

Install XAMPP, Running PHP, MYSQL, Apache

Didalam Control panel XAMPP pastikan Apache dan MYSQL dalam kondisi running.

Install XAMPP, Running PHP, MYSQL, Apache

Untuk memastikan apakah local server sudah berjalan atau belum dalam browser ketik : localhost.

Untuk membuat website dalam local server atau komputer pribadi, file dan folder website harus ditempatkan di : C:\Program Files\xampp\htdocs.

Berikut langkah-langkah untuk install Joomla:

  • Ekstrak paket Joomla yang telah Anda download ke C:\Program Files\xampp\htdocs (untuk komputer pribadi yang menggunakan windows), Jika anda ingin menginstall di server hosting Anda, install di direktori root biasanya terleteka di public_html . Di langkah-langkah selanjutnya, dijelaskan langkah-langkah jika menginstall di komputer pribadi, jika Anda menginstall di server hosting sesuaikan dengan direktori root hosting Anda.
  • Rename folder hasil ekstrak dengan nama yang diinginkan, misalkan : workshop
  • Jalankan internet browser, lalu ketik : http://localhost/workshop atau dengan nama domain anda jika diserver hosting.

Install Joomla

  • Pre-intallation check : pastikan setiap service server (PHP, MySQL, support Zip,dll) sudah berjalan di komputer Anda, yang ditandai dengan warna hijau. Klik Next
  • License : Klik Next
  • Step 1 : Setting Konfigurasi Database
  • Hostname : localhost
  • MySQL User Name : root
  • MySQL Password : (kosongi saja)

Konfigurasi Database Joomla

  • MySQL Database Name : workshop (terserah anda, ini untuk nama database nantinya)
  • MySQL Table Prefix : jos_ (sebagai awalan nama tabel di database, ini dapat anda ganti)
  • Drop Existing Tables : Jika dipilih dan jika sebelumnya sudah terdapat database dengan nama yang sama di komputer, maka tabel di database sebelumnya akan dihapus.
  • Backup Old Tables : Jika dipilih maka tabel sebelumnya di database yang sama akan di backup.
  • Install Sample Data : Jika dipilih maka dalam meng-install Joomla akan dikasih contoh data. Jika belum pengalaman dengan Joomla sebaiknya diinstall juga sample datanya, tetapi jika sudah berpengalaman dengan Joomla tidak usah dipilih.

  • Step 2 : Pada site name isi nama website, misal: “Workshop Joomla”. Klik Next

Step 3, Install Joomla

  • Step 3 : Isi Your Email dengan email Anda dan ubahlah Admin Password sesuai dengan yang diinginkan dan mudah diingat. Klik Next
  • Step 4 : Hapuslah folder [installation] pada folder website Anda yang berada di C:\ProgramFiles\xampp\htdocs\workshop\
  • Klik Administration untuk melihat halaman Administrator website atau dengan mengakses di URL: http://localhost/workshop/administrator

Step 4, Install Joomla

Untuk melihat hasil website yang telah diinstall Klik View site atau dengan mengakses URL : http://localhost/workshop